Juru Tulis: Multidimensional Workshop Bunyi

with No Comments

Gulir Bunyi: Juru Tulis merupakan workshop multidimensional yang menggunakan medium bunyi. Pada seri game pieces Gulir Bunyi ini, secara terus menerus saya selalu mengolah ulang metode pembelajaran musik dalam bentuk permainan kelompok yang inspiratif dan menyenangkan.

Peserta dari workshop Gulir Bunyi tidak pernah diperuntukkan bagi kalangan musisi amatir dan profesional saja, namun saya selalu mencoba untuk memperbarui metode-metode dan konsep pembelajaran yang bisa diikuti oleh semua kalangan dari latar belakang profesi, umur, dan instrumen yang berbeda.

Ragam ilmu pengetahuan yang berasal dari musik dan bunyi, dikemas dalam bentuk workshop improvisasi merupakan vehicle yang saya gunakan untuk mencairkan, atau kalau boleh dibilang memasyarakatkan tindak kreasi musik.

Tindak kreasi ini dirancang untuk sebuah aktivitas yang komunal, spontan, dan bersifat cross-disiplin, berkaitan dengan teknik komunikasi, kategorisasi, respon, dan awareness dalam interaksi alami manusia sehari-hari dengan lingkungannya.

Saya percaya bahwa penghayatan kesenian bisa diawali dari pengalaman, atau tindakan, sebagai awal dari tahapan berikutnya yaitu afirmasi. Pada tahapan afirmasi, seseorang baru akan mencari relasi atau rasionalisasi, yang pada akhirnya meningkatkan nilai dari tindak berkesenian. Saya berharap dengan dikenalkannya metode yang lebih cair melalui program-program Gulir Bunyi, manfaat yang didapat oleh peserta dapat menembus sekat antar disiplin ilmu.

Metode ini mencakup pelatihan daya ingat, kemampuan kategorisasi, awareness dan spontanitas, respon, serta kerjasama dalam grup; melalui aktivitas pengolahan bunyi, tekstur melodi dan ritmik, dan ragam sesi permainan yang menuntut peserta untuk berinteraksi melalui medium bunyi.

 

Sampel rundown dari Gulir Bunyi: Impuls :

*Untuk bacaan lanjutan silakan baca artikel “Utas Gita Game Rules”, dan “Gulir Bunyi: Rules and Devices”

 

Introduction: Introducing games and rules (Santai, posisi bebas)

  • Act #1: Motif Ritmik

Peserta duduk melingkar. Diawali dengan clapping dalam beat yang konstan berputar searah jarum jam. Variasi: Instruktur akan menunjuk satu orang untuk start, atau memulai motif baru setiap putaran.

Motif Ritmik: Variasi

Diawali dari instruktur yang memainkan sebuah motif ritmik sederhana, diikuti oleh orang di sebelahnya yang memainkan motif + variasi, untuk divariasikan lagi oleh orang di sebelahnya. Proses pengembangan motif ini terus berlanjut hingga putaran kembali ke instruktur untuk pengenalan motif baru.

Motif Ritmik: Melodi

Sama dengan variasi motif ritmik, namun eksplorasi ditujukan untuk 1-2 pitch saja (kontur), mengikuti aturan main Pass The Ball. Peserta dapat mengambil esssential notes, kontur atau motif ritmik. Hal ini dilakukan dengan instrumen, clapping atau suara. Putaran searah jarum jam akan diteruskan selama mungkin, dan membutuhkan konsentrasi dari peserta untuk membuat variasi dari elemen peserta lain, yang merupakan hasil dari pengembangan melodi secara kolektif. Pengembangan dilakukan dengan memilih pitch, atau kontur yang fix.

  • Act #2: Three Games

Three games adalah eksplorasi dari ke-empat permainan utama Gulir Bunyi: Follow The Leader, Flash Cards, Pass The Ball, dan Free for All. Peserta duduk berhadapan dengan pola zigzag dan tiap permainan akan dimainkan secara bergantian.

Mediator memiliki tiga kartu yang menandakan berlakunya permainan tertentu: Follow The Leader-Pass The Ball-Free For All, ditambah dengan kartu-kartu Flash Cards Gulir Bunyi. Mediator dapat mengajukan permainan spesifik ke tiap peserta dalam grup, secara individu atau keseluruhan.

  1. Follow The Leader menggunakan kategori Utas Gita (Repetisi-Sound-Motif-Randoum) sebagai bingkai improvisasi. Contoh: apabila leader memainkan pola repetisi, maka secara berbarengan, peserta lain akan mengikuti kategori yang sama.
  2. Pass The Ball-permainan ini hampir sama dengan sesi satu, namun peserta dapat melakukan elaborasi motif, diteruskan kepada orang di depannya sesuai dengan bentuk zigzag.
  3. Free For All merupakan instruksi yang boleh di-request oleh tiap peserta dalam grup, melalui mediator yang akan memprosesnya.
  • Act #3: Creative Groupings

Peserta duduk dalam format lingkaran. Pada sesi ini peserta dibagi menjadi 4 hingga 5 grup kecil, yang masing-masing beranggotakan 4-5 orang. Berawal dari satu grup sebagai model, instruktur akan mendikte peserta satu persatu dalam grup, untuk fragmen melodi yang akan dinyanyikan atau di-clap. Ketika ke-empat peserta sudah menyanyikan fragmen dan membentuk kesatuan, instruktur akan menggunakan flashcards untuk “Tukar” fragmen antar peserta.

Creative Groupings- Variasi

Instruktur akan menunjuk masing-masing satu orang leader dari tiap grup, yang akan memimpin atau memulai fragmen pertama, untuk dilanjutkan ke peserta kedua, ketiga dan seterusnya. Di sini dibutuhkan kerja sama, imajinasi dan kreativitas dari tim untuk menghasilkan satu unit bunyi dari 4-5 elemen yang terbentuk dari fragmen masing-masing anggota. Kemudian hal ini dilanjutkan oleh leader dari grup kedua yang menggunakan unit pertama sebagai fondasi dari pengembangan unitnya, setelah terbentuk dua unit, leader grup ketiga akan memulai dengan urutan proses yang sama.

  • Act #4: Ansambel Kolektif

Peserta duduk dalam bentuk setengah lingkaran, (full instruments). Sesi ini lebih berfokus kepada interaksi dan imajinasi peserta dalam memanfaatkan instrumen musik (atau suara), untuk menghasilkan bunyi yang diinstruksikan melalui hand signs dan flash cards.

Hand signs digunakan untuk merepresentasikan elemen bunyi sesuai dengan empat kategori pada Utas Gita. Mediator dapat menggabungkan elemen yang berbeda untuk perorangan, grup kecil, atau keseluruhan, dengan menggunakan elemen fix-atau random.

Variasi

Peserta kembali ke grup-grup kecil di sesi awal (full instruments). Sesi ini bertujuan untuk menggunakan musik dari tiap grup, masing-masing menjadi elemen yang membentuk kesatuan yang koheren, melalui aktivitas improvisasi kolektif. Masing-masing leader dari tiap grup akan menggunakan hand signs dan  flash cards yang digunakan untuk menyetir arah musik.

  • Closing dan Evaluasi 

(DJ)

Leave a Reply